Taman Nasional


1. Taman Buah Mekarsari


A. Selayang Pandang

Berkunjung ke Bogor terasa kurang lengkap jika belum menikmati indahnya obyek wisata alam Taman Wisata Mekarsari. Obyek wisata seluas 264 hektar ini memiliki pemandangan alam yang indah dan ditumbuhi aneka jenis buah-buahan. Lokasi wisata ini juga cukup strategis sehingga mudah dijangkau pengunjung dari berbagai arah.

Taman yang dibangun pada tahun 1990 ini merupakan pusat budidaya tanaman buah terlengkap di Indonesia. Setelah lima tahun masa pembangunannya, akhirnya taman ini diresmikan pada tahun 1995 oleh Presiden Suharto. Taman yang didirikan oleh Ibu Tien Suharto ini pada mulanya bernama Taman Buah Mekarsari. Namun seiring dengan berjalannya waktu, pada tahun 2004 taman ini kemudian direnovasi dan berubah nama menjadi Taman Wisata Mekarsari.

B. Keistimewaan

Di area Taman Wisata Mekarsari ini, pengunjung dapat melihat kebun buah yang di dalamnya terdapat berbagai jenis tanaman buah (rambutan, mangga, belimbing, jambu, dan lain sebagainya). Di area taman wisata ini pengunjung juga boleh memetik buah-buahan yang disukai untuk dimakan di tempat, dengan syarat tidak merusak tanaman. Selain berbagai jenis buah-buahan tersebut, pengunjung juga dapat melihat areal pembibitan dan persemaian, areal rumah plastik, wahana outbound, kebun sayur, kolam pemancingan, tanaman buah dalam pot, dan lain sebagainya.

Salah satu area yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat berada di Taman Wisata Mekarsari yaitu area rumah plastik. Di dalam lokasi rumah plastik ini, pengunjung dapat melihat beberapa tanaman melon dari berbagai jenis, di antaranya golden light, jade flower, glamour, golden langkawi, dan renong. Berbagai jenis melon ini berasal dari bibit unggul dan berkualitas baik yang didatangkan dari dalam maupun luar negeri. Bagi pengunjung yang menginginkan buah-buahan ini atau sekedar bibit tanamannya, dapat membeli di lokasi persemaian rumah plastik ini dengan harga yang cukup terjangkau.

Setelah puas menikmati aneka buah dan lahan pembibitannya, selanjutnya pengunjung dapat menikmati beberapa permainan seperti Floating Donat, Giant Bubble, Kano, Becak Air, Aqua Bike, dan naik perahu yang terbuat dari kayu. Uniknya, Giant Bubble merupakan jenis permainan yang tergolong langka dan jarang terdapat di obyek wisata lain di Indonesia. Selain itu, banyak juga para pengunjung yang sekedar memanfaatkan kunjungannya hanya untuk berjalan-jalan menikmati indahnya taman sambil menghirup udaranya yang sejuk segar.

Di musim liburan, kawasan wisata ini biasanya ditambah dengan fasilitas pentas hiburan terbuka seperti Tarian Kendang Waroja, Rampak Beduk, dan berbagai macam tarian khas Jawa Barat lainnya. Tak hanya itu, bagi Anda wisatawan muda yang gemar dengan musik, di musim liburan biasanya juga dipentaskan musik dangdut dan band oleh artis-artis terkenal. Untuk menyaksikan pentas ini, pengunjung tidak dipungut biaya.

Pengalaman lain yang tak kalah menariknya saat berkunjung di Taman Wisata Mekarsari ialah indahnya suasana air di Danau Cipicung. Di danau ini, pengunjung dapat berkeliling dengan naik perahu motor. Saat berkeliling, pengunjung akan melihat indahnya jembatan yang melintang di atas danau. Jembatan besi yang berwarna merah itu nampak eksotik jika dilihat dari kejauhan. Banyak pengunjung yang datang menyaksikan keindahan jembatan ini sekaligus memanfaatkannya untuk berfoto-foto.

Bagi pengunjung yang gemar akan suasana alam, lokasi camping ground di taman ini juga cocok bila digunakan sebagai tempat menginap. Lokasi camping ground ini cukup bersih, kondisinya rindang, dan ditumbuhi rerumputan yang menghijau. Bagi pengunjung yang ingin memanfaatkan lokasi ini untuk kemah berombongan tak perlu cemas dengan fasilitas pendukungnya, sebab sudah tersedia sound system, tenda pleton, tikar, panggung permainan, dan lain-lain sesuai dengan permintaan.

Bagi Anda yang ingin melihat keindahan alam Taman Mekarsari dan kota Bogor dari ketinggian, dapat menuju  tower setinggi 30 meter yang berada di kawasan ini. Dari atas tower ini, wisatawan akan melihat hijaunya dedaunan taman dan suasana Kota Bogor dari ketinggian.

Taman Wisata Mekarsari merupakan obyek wisata yang memadukan antara unsur Konservasi, Reboisasi, Edukasi, dan Rekreasi. Sehingga, dengan berekreasi di obyek wisata ini, pengunjung sekaligus juga dapat menikmati indahnya alam sambil menambah wawasan baru. Tak hanya itu, di tempat ini pengunjung juga dapat berbelanja berbagai macam buah segar, menanam tanaman buah, atau hanya sekedar memberi pupuk pada tanaman yang ada. Untuk menikmati obyek wisata Taman Buah Mekarsari ini, pengunjung dapat menyusuri setiap areal perkebunan dengan berjalan santai ataupun menggunakan sarana angkutan kereta mini yang terdapat di taman ini.

C. Lokasi

Taman Wisata Mekarsari terletak di Jalan Raya Cielungsi—Jonggol km 3, tepatnya di Kecamatan Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Indonesia.

D. Akses

Untuk menuju Taman Wisata Mekarsari cukup mudah karena terletak di pinggir jalan dan mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi (mobil) maupun kendaraan umum (bus), baik dari Jakarta, Bogor, maupun Bekasi. Jika pengunjung memulai perjalanan dari UKI (Universitas Kristen Indonesia), maka pengunjung dapat naik bus jurusan UKI—Cileungsi, dan turun di Cileungsi. Setelah itu, pengunjung dapat melanjutkan perjalanan dengan naik angkutan kota jurusan Cileungsi—Jonggol, kemudian turun di lokasi. Bagi pengunjung yang berangkat dari Kampung Rambutan, dapat menuju kawasan wisata ini dengan naik angkutan kota dengan nama Kowanbisata jurusan Kampung Rambutan—Jonggol. Sedangkan jika pengunjung akan memulai perjalanan dari Bogor, maka pengunjung dapat naik angkutan kota Kowanbisata jurusan Bogor—Jonggol, dan turun di lokasi. Tak hanya itu, pengunjung dapat pula memulai perjalanan dari Bekasi dengan naik bus Kowanbisata jurusan Bekasi—Jonggol dan turun tepat di depan gerbang masuk obyek wisata Taman Wisata Mekarsari. Sedangkan bagi Anda yang menggunakan kendaraan pribadi (mobil) dari tol Cibubur, perjalanan untuk menuju obyek wisata ini biasanya dibutuhkan waktu sekitar 20—30 menit untuk sampai di lokasi.

E. Harga Tiket

Bagi pengunjung yang ingin memasuki Taman Wisata Mekarsari, terdapat harga tiket sebesar Rp 5.000 per orang, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Namun, jika pengunjung ingin menikmati fasilitas yang ada seperti kereta mini, maka setiap pengunjung harus mengeluarkan ongkos tambahan sebesar Rp 10.000. Sedangkan bagi pengunjung yang ingin menikmati permainan-permainan air: Perahu Naga, Kano, Banana Boat, Angsa Air, Aqua Bike, Floating Donat, dan Giant Bubble, maka terdapat tarif sebesar Rp 10.000—Rp 45.000 per orang. Selain beberapa permainan itu, terdapat juga paket Out Bond dengan tarif sebesar Rp 15.000 per orang untuk satu kali putaran (Februari 2009). Taman wisata ini dibuka setiap hari Selasa sampai dengan Minggu, mulai pukul 09.00—16.00 WIB.

F. Akomodasi dan Fasilitas Lainnya

Di lokasi Taman Wisata Mekarsari terdapat berbagai macam fasilitas di antaranya permainan anak-anak (bom bom car, mobil mini, monorail, gokart, aeroplane, dan lain-lain), wahana bunga bangkai, wahana danau, kebun wisata melon, kebun wisata salak, kebun wisata belimbing, dan lain sebagainya. Terdapat juga berbagai macam pedagang makanan dan minuman, serta kios suvenir (kaus, kerajinan tangan, topi, gantungan kunci, dan lain-lain). Bagi pengunjung yang ingin menginap, terdapat berbagai macam hotel yang ada di sekitar obyek wisata ini.

 

2.  Taman Bunga Nusantara


Kalau ingin menyaksikan berbagai macam kembang aneh dan indah dari mancanegara, tak perlu pergi jauh-jauh ke negeri orang. Datang saja ke Taman Bunga Nusantara yang luas terhampar di kawasan menuju Puncak, Bogor.

Taman Bunga Ini, yang jaraknya sekitar 100 km dari Jakarta, atau 90 km dari Bandung, mengoleksi lebih dari 300 varietas bunga dari seluruh dunia.

Bunga bukan hanya keindahan. Namun ia adalah pelipur lara, penyejuk jiwa. Juga lambang persahabatan, keagungan, dan cinta. Karena itu, “Say it with flowers!” Bunga memang berjuta maknanya.

Anda dapat menyaksikan 10 buah taman bunga yang dibangun secara khusus di atas lahan 23 hektar. Taman-taman tersebut terlihat asri dan tradisional. Tumbuh-tumbuhan asal mancanegara mendominasi ke 10 tanam tersebut. Ini terlihat dari koleksi bunga-bunga yang tumbuh di taman tersebut.

Taman Bunga Nusantara yang luas totalnya 35 hektar terletak di sisi jalur menuju Puncak, Bogor, tepatnya di Desa Kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten Cianjur. Selain taman bunga yang luasnya 23 hektar, ada teman rekreasi, restoran, parkir, dan lain-lain.

Hanya dengan ‘’Rp 15.000,- per kepala’’, pengunjung dapat sepuas-puasnya mereguk keindahan dan keunikannya. Letaknya di sisi jalur menuju Puncak, Bogor, tepatnya di Desa Kawung Luwuk, Kecamatan Sukaresmi (Cipanas), Kabupaten Cianjur, Jawa Barat

Pengunjung taman bisa mengenal nama tanaman bunga (nama Latin, Indonesia, dan Inggris) melalui label kertas berlaminasi yang dipasang pada setiap tanaman.Terutama bagi para pelajar atau pun yang sedang penelitian.

 

3. Taman Hutan Ir. H. Juanda


A. Selayang Pandang

Rencana untuk menjadikan kawasan THR Ir. H. Djuanda sebagai kawasan hutan lindung telah dirintis sejak tahun 1922. Namun, peresmian sebagai hutan rekreasi baru dilakukan pada tanggal 23 Agustus 1965 berdasarkan SK Menteri Pertanian RI Nomor 575/Kpts/Um/1980.

Kendati demikian, berbagai kalangan masih belum puas bila kawasan yang berada di utara Bandung ini sekadar hutan rekreasi atau taman wisata. Mereka meminta agar kawasan tersebut ditingkatkan lagi fungsinya sebagai sarana pendidikan, penelitian, latihan dan penyuluhan di lapangan terbuka, penyediaan plasma nutfah sumber keturunan, sarana wisata alam, dan peredam banjir/erosi kota Bandung. Pemerintah merespon positif ide tersebut dengan dikeluarkannya SK Presiden RI Nomor 3 Tahun 1985. Pada tanggal 14 Januari 1985, bertepatan dengan peringatan hari kelahiran Ir. H. Djuanda, Presiden Soeharto meresmikan Taman Wisata Curug Dago menjadi Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda.

Nama Djuanda dipilih bukan semata-mata karena pertimbangan beliau berasal dari Jawa Barat dan keberadaan Taman Hutan Raya di Bandung, namun lebih sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan jasanya untuk bangsa Indonesia. Sebagaimana yang dicatat sejarah, pahlawan nasional kelahiran Tasikmalaya yang memiliki nama lengkap Djuanda Kartawidjaja ini termasuk salah satu aktor intelektual di balik peristiwa proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Selain itu, beliau juga pernah menjadi Perdana Menteri di era Demokrasi Terpimpin.

B. Keistimewaan

Luas THR Ir. Djuanda mencapai sekitar 527,03 hektar, yang membentang mulai dari kawasan lembah Cikapundung di Dago Pakar sampai ke Maribaya di kawasan lembah perbukitan Dago Utara. Kondisi alam yang demikian memberi ruang yang cukup bebas kepada pengunjung untuk melakukan berbagai kegiatan di kawasan ini.

Hutan di taman ini merupakan hutan sekunder dan hutan tanaman yang memiliki sekitar 2.500 jenis pohon yang termasuk dalam 40 familia dan 112 spesies. Pohon-pohon tersebut didatangkan dari berbagai negara dan daerah di Indonesia

Koleksi flora kawasan ini kian lengkap saja dengan terdapatnya aneka jenis tumbuhan bawahnya yang terawat rapi, seperti teklan (Eupatorium odoratum), ekaliptus (Ecalyptus deglupta), mahoni (Switenia macrophylla), bungur (Lagerstruemia sp), saninten (Cartanopsis argentea), pasang (Quercus sp), damar (Agathis damara), dan waru gunung (Hibiscus similis).

Bila beruntung, pengunjung dapat melihat aneka satwa liar kawasan ini, seperti musang (Paradoxunus hermaproditus), bajing (Callosciurus notatus), kera ekor panjang (Macaca fascicularis), burung kamata (Zoeteraps palpebrosus), perenjak Jawa (Lonchura leucogastroides), burung cinenen pisang (Orthotomus sutorius), dan ayam hutan (Galus-galus banriva).

Bagi pengunjung yang suka tantangan, di kawasan tersebut terdapat hiking area dengan jarak sekitar 5 kilometer sampai ke kawasan Maribaya.

Bila bosan dengan wisata alamnya, pengunjung dapat mencoba suasana lain, seperti mengunjungi goa bekas terowongan air PLTA Bengkok yang pernah menjadi pusat komunikasi radio tentara Belanda, goa bekas benteng tentara Jepang dari serbuan tentara Belanda dan sekutu, atau mengunjungi museum yang berisi berbagai koleksi piagam dan medali penghargaan yang diraih Ir. H. Djuanda dari dalam dan luar negeri.

C. Lokasi

Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda terletak di Desa Ciburial, Kecamatan Cicadas, serta Desa Langensari dan Desa Cibodas, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung, Provinsi Jawa Barat, Indonesia.

D. Akses

Kawasan THR Ir. H. Djuanda berjarak sekitar 7 kilometer dari jantung kota Bandung. Kawasan tersebut dapat diakses menggunakan semua jenis kendaraan bermotor.

Pengunjung yang menggunakaan kendaraan pribadi dapat langsung menuju lokasi. Pengunjung yang menggunakan angkutan umum, dapat naik angkutan kota jurusan Bandung-Terminal Dago. Dari Terminal Dago, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki, atau naik ojek menuju lokasi.

E. Harga Tiket

Pengunjung yang memasuki Taman Hutan Raya Ir. H. Djuanda ini dipungut biaya sebesar Rp 8.000 per orang (Desember, 2008). Apabila membawa kendaraan, terdapat tambahan biaya parkir, yakni Rp 5.000 untuk motor, Rp 10.000 untuk mobil, dan Rp 20.000 untuk bus.

F. Akomodasi dan Fasilitas

Di kawasan THR Ir. H. Djuanda terdapat berbagai fasilitas pendukung, seperti pusat informasi pariwisata, areal parkir, jalan yang beraspal mulus menuju lokasi, MCK, dan shelter-shelter.

Selain itu, di kawasan tersebut terdapat kafe terapung di atas kolam penampung air PLTA Bengkok. Pihak kafe menyediakan perahu bagi pengunjung yang ingin mendatangi kafe tersebut.

 

Satu Tanggapan to “Taman Nasional”

  1. johan Juni 29, 2011 at 9:46 am #

    idah ya, aku baru sekali berkunjung kesana

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: